Wednesday, 20 July 2016

Sahabat Backpacker dari Jerman


                Hallo, Setelah saya host teman saya pertama Sahabat Backpacker dari Argentina. Sekarang saya akan berbagi pengalaman saya ketika host 2 orang dari Jerman. Jadi, cerita awal-nya waktu saya menginap di rumah bibi, saya begadang berteman dengan smartphone semalaman! Lalu, saya terkejut!! Wow, ada notifikasi dari Akun saya dan tambah terkejut sampai speechless agak lebay! Wkwkwk :-D Dari Jerman? Gak Salah?! Dan ternyata jantung saya nyaris copot mencapai karena berdetak mencapai klimaks! Xixixi :-D ternyata, mereka punya akun Verified Member dan tentu saja membuat saya lebih percaya untuk host mereka.
                Singkat cerita, keesokan hari (hari selasa) saya sudah bersiap untuk pergi ke Stasiun Kereta Api karena, kita sempat janji meet up di Stasiun Tasikmalaya. Ok, Saya pergi diantar sepupu saya naik motornya kemudian, Saya texting mereka ketika saya sedang dalam perjalanan. Apa yang terjadi? Saya texting mereka bahwa saya sedang menunggu mereka di stasiun, kemudian mereka membalas pesan saya. Apa isi pesan itu? Menyakitkan! Ternyata besok jadwal perjanjian meetup kita (hari Rabu) Saya sempat sedikit kecewa karena kecerobohan saya sendiri, Saya harus pulang kembali ke rumah dan agak sedikit kecewa pada diri saya sendiri. :-D Ditambah lagi, waktu pulang saya sempat mengambil pesanan saya di JNE dan barang-nya rusak. Waduhhh! Dari keadaan yang excited menjadi tidak bersemangat untuk menjemputnya kembali ke stasiun. Terkadang rasa excited pada sesuatu akan membutakan kita dan ingin segara melakukannya.
                Hari Rabu-pun saya bersiap kembali menjemput mereka ke Stasiun Tasikmalaya, Saya harus tiba di Stasiun jam 11.15 siang. Dan akhirnya saya-pun tiba di Stasiun menunggu hampir setengah jam dan kereta api-pun datang on time. Hebatt! Kemudian, saya menunggu mana “Dimana mereka yah?” dan pada akhirnya, 2 orang yang sejajar dan lebih tinggi dari saya berdiri di depan saya! Dan ternyata, dia adalah tamu Jerman saya. Wow! Saya sangat senang bisa bertemu dengan mereka. Kemudian, kita naik angkot menuju Kampung Naga langsung dan ternyata harga-nya selangit loh! Kurang Asem tuh Si Driver-nya, Mana Saya lagi boke harus ngeluarin ongkos mahal! Gilaaa! Tetapi, selama perjalanan menuju Kampung Naga, banyak hal-hal lucu terjadi dari yang minta selfie sama si Bule-nya, ada yang nanya dari mana asal-nya, dan lucunya! Ada yang sampai ketawa cipika-cipiki gitu, mungkin agak excited ketemu Bule pertama kali-nya! Soalnya saya pertama kali juga kayak begitu.
                Setelah kita sampai di Kampung Naga, Guide merupakan suatu aturan dan diharuskan bagi orang asing (Iya? Atau Gak perlu pake guide? Soalnya, agak maksa guide-nya) di Kampung naga ada suatu tempat sakral yang konon kata-nya pada tahun sekitar 1997-an ada yang kesurupan saat mengambil foto tempat sakral tersebut. So, apalah daya! Kita dipandu tapi lumayan loh dapat banyak informasi yang saya dapat. Inilah beberapa dokumentasi foto saat kita berada di Kampung Naga.


Saat kita berada di Kampung Naga, semua keadaan membuat saya sangat mengingatkan saya, karena seperti Kampung saya diwaktu dulu yang mana hari demi hari dimakan zaman. Pemandangan yang tak kalah menariknya di Kampung Naga adalah Sawah, Sungai, Rumah, dan benda-benda yang serba tradisional. Luar biasa!! Berikut foto pemandangan di Kampung Naga.







                Kita sudah cukup untuk berkeliling disini, kita-pun berlanjut pulang ke Kampung saya. Selama kita dalam perjalanan pulang naik tangga yang lumayan dapat melatih kekuatan kaki kita! Hehe :-D di tengah perjalanan, Si Bule tersebut berhenti untuk menikmati Kelapa Muda yang langsung di minum pake sedotan. Hadeuh! Puastii segerr! Tapi saya tidak minum, Kenapa? Yah, lagi gak nafsu saja. Kemudian kita berlanjut untuk mencari kendaraan menuju singaparna.


Setelah sampai Singaparna, Saya beruntung bertemu saudara saya. So, biaya-nya bisa lebih murah! Hahah :-D dan sesampai di Kampung saya, Lucu! Lucunya tuh disini! You know what I mean? Para penduduk pada melongo, menunjuk, speechless kayak saya dulu wkwkwk :-D LoL
                Malam hari! Paman saya, Saya, Orang tua saya Makan malam bersama dengan makanan-makanan tradisional khas Indonesia especially Sunda. Selesai Makan malam, ternyata bibi saya datang dari kampungnya ke kampung saya. Apa yang terjadi? Tetangga saya, Keluarga saya, dan Saya Having Fun sambil berfoto ria. We had the time of our lives. Ini seperti pesta tapi bukan pesta Cuma gathering pengen lihat Bule. Wkwkwk :-D Ini adalah beberapa foto dokumentasi waktu kita having fun semalaman.


My Aunt
My Mother
Semakin malam, Sahabat saya si Bule tersebut agak mengantuk, tapi kita membuat beberapa rencana untuk keliling Persawahan di kampung saya besok, Menjelejah Hutan, Sungai dll. Dan kemudian kita langsung go to bed. Tapi, saya masuk ruangan tidur mereka dahulu untuk meminta mata uang negara mereka atau mata uang asing untuk saya kumpulkan sebagai koleksi dan kenang-kenangan dari mereka. Mereka-pun memberi uang Euro dan Dirham ke saya. Luar biasa! Ini dia Foto dokumentasinya.

Dubai (UEA) & Euro Currency

                Pagi hari kemudian, Jam 8.00 Pagi kita makan pagi dan lanjut berkeksplorasi sesuai rencana yang kita buat semalam sebelum tidur. Kita pergi menjelajah Sawah, Hutan, Sungai, Kebun dll. Dan di jalan juga, saya memberi tahu mereka apabila mereka menemukan tumbuhan yang belum pernah dilihat sebelumnya oleh mereka.
We're in the jungle nearby the river
Setelah selama hampir 5 jam kita berekplorasi akhirnya kita pulang lagi ke rumah dan makan siang, sesudah itu kita break sebentar dan jam 2 siang Saya bersiap mengantar mereka kembali ke Bus Station pilih jurusan Pangandaran. Tetapi, sebelum itu kita ambil foto bersama Keluarga saya dan beberapa penduduk setempat.




                Kita bersiap pergi menggunakan 3 motor. Paman saya membonceng Si bule laki-laki, Ayah saya membonceng si Bule Perempuan, dan Saya dibonceng Sepupu saya sambil bawa Backpack 15 kg. Gilaa! Singkat cerita kita sampai di Bus Station, lalu kita ambil foto lagi untuk yang terakhir kalinya.



Saat waktu berpisah-nya itu! Saya sangat Bahagia sekali bisa bertemu dengan berbagi pengalaman, berkeksplorasi dll. Tapi, disamping itu! Kita juga sedih, karena kita harus berpisah. Tetapi, Dia juga berpesan jika saya mengunjungi negara mereka, jangan sungkan untuk mengunjungi tempat tinggalnya! Karena dia tahu bahwa next time, saya akan menjadi hitchhiker. See you next time!

Perubahan memang tidak menjamin keberhasilan, tapi tidak ada keberhasilan tanpa perubahan.

1 komentar:

  1. it looks so awesome activities, you did a great job bro

    ReplyDelete