Friday, 8 July 2016

Cara Mempercepat Kemampuan Berbahasa Asing




                Bagi kalian yang sudah fasih dalam berbahasa asing, boleh dilewat saja postingan ini, tapi jika kalian masih tetap penasaran silahkan di simak artikel-nya.
Sebenarnya, masalah terbesar yang sering kalian hadapi sebagai pelajar adalah “Rasa Malu”. Coba di simak hasil riset dari guru saya dibawah ini.
1. Mengapa kalian merasa malu?


-Kalian mempunyai aksen yang lucu, sehingga takut ditertawakan orang lain.
                Masalah ini adalah salah satu penghambat kalian untuk bisa berbahasa asing dengan fasih. Sebenarnya, aksen di pengaruhi oleh bahasa penutur kita sendiri. Seperti contoh saat saya pertama kali berbicara bahasa inggris dengan orang India, saya sendiri mengetahui untuk pertama kali-nya bahwa setiap negara mempunyai aksen berbeda-beda bahkan wilayah dalam negara itu sendiri mempunyai aksen yang berbeda-beda. Jadi, aksen hanya-lah pelafalan khas yang dimiliki setiap negara, wilayah, atau bahkan setiap orang, so jangan jadikan aksen sebagai penghambat kalian untuk bisa berbahasa inggris. Selama apa yang kita bicarakan masih bisa dimengerti, itu masih bisa disebut komunikasi. Betul kan?


-Kalian tipe orang yang tidak suka berbicara.
                Masalah ini menurut saya yang paling bahaya, karena kebanyakan dalam dunia kerja kalian dituntut untuk cakap dalam berbicara (Kemampuan Public Speaking). Berbicara merupakan jembatan penghubung tali silturahmi dimanapun. Jadi, berbicara-lah sesuai porsi dan jangan terlalu banyak berbicara juga tidak baik. Alangkah baiknya, kalian membicarakan topik pembicaraan yang diketahui oleh si lawan bicara juga. Dengan begitu kalian bisa berkomunikasi tek-tok, akan terdengar serakah jika kalian sendiri yang berbicara tidak memberi kesempatan orang lain berbicara atau menanggapi apa yang kamu bicarakan.
2. Cara mengatasi rasa malu dalam berbahasa asing


-Katakan saja “Hai/Hey/Hi”
                Terdengar sederhana, tetapi mempunyai kekuatan luar biasa untuk memulai suatu percakapan dengan orang lain. Kalian bisa menerapkan cara ini jika kalian bertemu orang asing di bar, tempat hang out, di pantai, dsb. Take Action! Berbicaralah, kesempatan tidak datang dua kali. Kalian hafalkan saja basic phrases seperti “How are you?” “What’s your job?” “Where are you from?” dll.
-Pikirkan dan bicarakan tentang topik yang kamu suka
                Kalian suka movies? Kalian sedang butuh suatu informasi? Kalian suka olahraga? Gunakan topik yang kalian suka untuk dibicarakan sehingga kalian akan tahu banyak tentang topik tersebut dan membuat percakapan semakin lama dan tek-tok. Tapi, apabila si lawan biacara itu tidak tahu banyak tentang topik yang kamu sukai, kamu bisa pilih-pilih topik lainnya yang kamu sukai juga.


-Cari pekerjaan
                Tentunya, jika kalian berada dalam lingkungan pekerjaan kalian harus bersosial satu sama lain. Hilangkan sifat pemalu kalian, jika kalian membawa sifat tersebut kedalam pekerjaan kalian akan dianggap pekerja yang kualitasnya masih di ragukan. Maka dari itu, ini adalah waktu yang tepat dimana kalian bisa berlatih berbicara bahasa asing jika di lingkungan pekerjaan kalian banyak orang asing berdatangan.


-Pelihara seekor Anjing
                Terdengar aneh bukan? Tapi, beberapa di luar negara sana orang sudah beranggapan bahwa orang yang memelihara anjing sangat mudah untuk memulai komunikasi. Mengapa? Misalkan Saya mempunyai seekor anjing peliharaan dan orang tak dikenal juga mempunyai-nya juga, tiba-tiba kita bertemu di taman duduk bersampingan tanpa komunikasi (karena tidak kenal) kemudian, anjing peliharaan saya dan anjing peliharaan orang tak dikenal itu bermain-main dan Tadaa!! Kalian akan otomatis berkomunikasi “Hey, Is this you dog?” lalu langsung kita jawab “Yes, this is my dog. Is that yours?” dia-pun menjawab “Yeah! This is my dog. Nice to meet you by the way!” dan selanjutnya. Bisa disimpulkan, memelihara anjing akan mempermudah kita mencari lawan biacara bahkan mencari teman.


-Travelling sendiri
                Travelling sendiri! Wow takut kesendirian? Oleh karena itu, semalu apapun diri kita, kita tidak akan mampu hidup tanpa bersosial dengan orang lain. Jika kalian melakukan travelling sendirian jiwa kalian secara ajaib akan terdorong akan melakukan komunikasi dengan orang lain, karena kehidupan travelling sendirian juga membutuhkan relasi dengan orang lain. Kesimpulannya, Travelling sendiri adalah salah satu jalan terbaik untuk merubah pribadi kita menjadi pribadi yang terbuka.


-Minum-minum Beer, Coffee, dll.
                Alkohol, kopi, apapun minuman, jika kalian pergi ke CafĂ© atau Bar dan sejenisnya, tentu kalian tidak akan minum-minum sendirian dan membutuhkan teman, seharusya kita have fun dan minum-minum dengan orang lain sambil bergurau, ngobrol yang ringan-ringan sehingga suasana menjadi cair dan kita bisa berbiacara dengan percaya diri. Jika di bar tersebut kebetulan ada orang asing, mengapa tidak? Kita berkenalan dan sambil minum-minum bareng ngobrol yang ringan-ringan sehingga kita bisa mendapat kesempatan untuk berbicara dalam bahasa asing.
Selain tips di atas, kalian juga bisa menemukan orang asing di destinasi yang destinasi wisata yang popular, di hostel, dll. Dan jika kalian ingin lebih percaya diri berbahasa asing, gunakanlah kesempatan jika kalian bertemu dengan orang asing langsung saja kita kenalan dan mengajaknya bicara.

0 komentar:

Post a Comment