Tuesday, 14 June 2016

Happy International Couchsurfing Day 2016

                Setiap orang pasti mempunyai mimpi, iya kan? Tapi, hanya sedikit yang berjuang untuk merealisasikan mimpinya. Saya “Yadi Supriadi” tinggal disebuah Kampung yang sangat terobsesi untuk menemukan relasi-relasi baru dan lebih berpengalaman daripada saya. So, cerita-nya begini! Saya sebenarnya adalah Homebody (Orang Rumahan) wkwkwk :v tapi, seperti yang saya sebutkan sebelumnya bahwa saya ingin sekali menambah relasi-relasi baru dan lebih berpengalaman, mungkin ada yang bertanya begini! Kenapa kok nyari relasi-relasi baru? Bukannya dikampung-mu juga sudah banyak teman? Saya jawab yah! Jadi, memang teman saya sudah banyak tapi, saya ingin lebih banyak lagi memperluas jalan silaturahmi, toh di dalam Agama kalian juga di ajarkan untuk tetap menjaga silaturahmi dengan semua orang tanpa memandang suku, bangsa, ras, agama dll. Then, suatu waktu itu saya berpikir “Bagaimana yah nyari relasi baru?” dan pada akhirnya, saya mempunyai ide yang brilian hehe :-D Apa itu? Itu adalah “Jejaring Sosial media”.


                Yah, Internet adalah gudang segala ilmu dan macam-macam lainnya bahkan dampak negative-pun bisa menjalar kesemua umur karena Internet. Sampai kutemukan sebuah website yang didalam-nya banyak komunitas Travel Addict seru sekali and then pada suatu hari (yah! Malah ngedongeng) :v wkwkwk lanjut! Dalam website komunitas Travel Addict itu, ada sebuah Event yang sangat menarik yaitu Gathering bareng di Warkop tapi upnormal sih! Wkwkwk :v (Ketawa mulu) lanjut! Then, selepas itu saya bersiap untuk gathering! Tapi apa yang terjadi? Ternyata, pikiran saya menakuti saya “Bagaimana kalau itu bukan Gathering sama sekali? Bagaimana kalo itu adalah Sekumpulan Penculik?” o.O. Ok, Hari itu, saya mengurungkan niat saya untuk datang ke event tersebut. :(



                Sekitar 4 bulanan saya mabok rumah? (Hah?? Mabok rumah? Apa itu?) Saya benar-benar berjuang selama empat bulan tersebut, Tragedi “Bidikmisi Bayar” padahal gratis loh tapi, karena kecerobohan saya, saya harus berkorban mengeluarkan uang Rp. 200.000 untuk mengikuti ujian SBMPTN, Lanjut ke Tragedi Soal sulit SBMPTN yang mana soal-nya itu berbeda jauh dari tahun kemarin ditambah lagi bobot soal-nya yang begitu sulit bagi saya dari SMK IPA harus milih ujian SOSHUM karena saya memilih prodi “Bahasa Inggris” semuanya!, Lanjut lagi (Ini bukan tragedi!!) Sebagai Netter sejati, saya selalu mengubek-ngubek informasi dari entertainment sampai berita-berita-pun saya keep up to date  sampai pada suatu waktu (Yah! Ngedongeng lagi?!) saya mengunjungi situs Kedubes Jepang di Indonesia dan saya melihat pengumuman Beasiswa Mext buat yang baru lulus tahun 2016, singkat cerita saya sudah melamar dan mengirimkan aplikasi itu malam hari lewat pos yang masih buka dan harus cepat, karena Deadline-nya Cuma sampai 9 Juni, orang tua saya mungkin tak tega melihat saya berjuang sendirian akhirnya Ibu saya yang pergi malam hari ke Kantor pos untuk mengirim aplikasi tersebut (Terimakasih Ibu!). Itulah beberapa Tragedi yang lumayan mengocok kepala saya (Uyuhan teu stress ge!) :(
 
                Beberapa hari, setelah melamar beasiswa Mext tersebut saya ngubek-ngubek di Internet mencari Beasiswa lainnya tapi, banyak pengumuman beasiswa yang sudah expired lewat deadline-nya, Ok! Tak berhenti disitu saya membeli Sebuah buku “Beasiswa 5 Benua” karya Ahmad Fuadi, Konten buku tersebut banyak sekali referensi sampai tips untuk melamar beasiswa di luar negeri. Setelah itu, saya berencana melamar-lamar (Waduh! Banyak banget! Nggak setia yah?) wkwkwk :v Pengumuman beasiswa akan banyak ditemukan kemungkinan pada Bulan Agustus. Oleh karena itu, saya harus sabar menunggu bulan Agustus! Tapi, Bulan juli dan sekarang (bulan juni) apa yang harus saya kerjakan? Jujur saja, saya orangnya sangat menghargai waktu dan ingin sibuk melulu (Orang lain mah pengen Nyantai! Kenapa ari kamu Yadi?) Yah, inilah “Yadi” tujuan hidupnya ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.
 

                Beasiswa… Beasiswa… Gak ada kerjaan lain lagi? Singkat cerita, move on to other kerjaan Blogging-lah, Bisnis Online-lah, sampai lagi akhirnya buka Website komunitas Travel Addict kembali. Pada hari itu (lupa lagi!) ada Event lagi untuk Gathering (International Couchsurfing Day) dan saya abaikan tapi Salah satu member mengirim pesan ke Saya “Yadi, Kenapa Kamu keluar grup?” saya jawab “Takut! Gak ada siapa-siapa disana-nya?” jawaban konyol padahal takut diculik wkwkwk :v (Siapa lagi yang mau nyulik lu Yad?) wkwkwk :-D Dan pada akhirnya saya bergabung kembali di Whatsapp (Dulu pernah gabung!) dan singkat cerita saya sudah berjanji mau kesana! Ok, saya menambah lagi porsi rasa bingung saya dengan rasa Dilema wkwkwk Apakah itu benar gathering atau Rencana penculikan? Hahah Salah satu member di WA ada yang bilang “Ada kok?! Gabung saja di grup Facebook, kita udah upload foto Gathering Bulan-bulan kemarin!” dan ternyata, wiiih! Pada keren saya-pun jadi tertarik untuk ikutan Event gathering yang ini! Mau menuju hari H saya preparation sebaik mungkin dari mulai keuangan, penampilan, dll. Dan sampai-lah pada akhir cerita saya on the way ke Warkop tsb, dan meet up dan ternyata, subhanallah! Teman-temannya sungguh friendly! Inilah ending membahagiakan ketika saya dan teman-teman meniup lilin, memotong kue, dan makan bareng-bareng (Semua kita lakukan untuk merayakan Internasional Couchsurfing Day). Sesudah itu semua, saya mendapat pelajaran berharga bahwa “Yakinlah! Orang yang berjuang pasti dapat hasil yang manis pada akhirnya”. :) Di bawah ini adalah foto moment waktu kita Merayakan International Couchsurfing Day 2016.


International Couchsurfing Day 2016

International Couchsurfing Day 2016

0 komentar:

Post a Comment