Thursday, 14 April 2016

Cara Meningkatkan Potensi Diri



1. Menghilangkan pengaruh negatif
            Ada sebuah contoh, seorang remaja merasa kaku jika sedang bergaul dengan teman-temannya. Ia beranggapan, bahwa dirinya tidak pantas berada di tengah-tengah mereka. Misalkan, karena ia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Saking sempitnya pandangan terhadap dunia, ia menganggap dunia ini telah mengucilkannya. Ia kerap membandingkan pakaian yang dia kenakan dengan pakaian yang dipakai temannya. Ia merasa rendah diri karena teman-temannya selalu memakai pakaian bermerek. Selain itu, ia memandang dirinya tidak ada apa-apanya di hadapan teman-temannya hanya karena ia belum mempunyai telepon genggam. Ia seakan berada di dunia asing, di mana semua menghakimi dia orang yang tidak berguna. Padahal, itu semua datang dari pikirannya saja. Orang lain tidak pernah menyinggung pakaian yang dia kenakan atau hal lainnya. Begitulah, pikiran memegang pernan penting dalam menghidupkan rasa kurang percaya diri dalam diri seseorang.
2. Pengakuan dan penghargaan
            Pengakuan dan penghargaan orang lain terhadap keberadaan, perbuatan atau prestasi kita akan sangat meningkatkan rasa percaya diri. Masalahnya, tidak banyak orang lain yang melakukan hal itu. Hanya orang-orang positif yang mau melakukan hal itu. Solusinya adalah bergabunglah dengan kelompok orang-orang positif. Cara lain, kita bisa memulai dengan melakukan pengakuan dan penghargaan pada diri kita sendiri. Sekecil apapun perbuatan postif yang kita lakukan, akui dalam diri kita, atau beri hadiah kecil-kecilan.


                Pengakuan dan penghargaan tidak hanya berupa materi. Ada hal lain, contohnya pemikiran kita yang lebih cerdas dalam menyikapi sesuatu. Lambat laun orang lain akan menilai kita, bahwa kita punya prinsip dan pikiran kita dihargai. Biasanya, orang yang terjebak dalam hal ini adalah orang yang menganggap lebih dalam segi fisik maupun penampilan. Bukankah isi hati dan otak adalah penentu diakui atau dihargainya seseorang? Pengakuan dan penghargaan akan datang, jika kita juga mampu menjalin sosialisasi yang baik dengan orang lain.
3. Pujian
            Sama seperti halnya pengakuan, pujian dapat meningkatkan rasa percaya diri kita. Siapa yang tidak senang kalau ada yang memuji penampilan, kepintaran, atau keahlian kita. Pujian pun jarang diberikan pada lingkungan orang yang mayoritas berpikiran negatif. Orang yang berpikiran negatif lebih banyak dihindari orang lain. Mengapa demikian? Karena orang yang berpikiran negatif cenderung membawa orang lain lebih jatuh. Dengan demikian, orang lain akan sulit dari sisi mana orang yang berpikiran negatif dapat dipuji. Toh, segala apa yang ada dalam pikirannya hanya keluh kesah atau iri terhadap orang lain.
4. Memanjakan diri


            Memanjakan diri itu penting dan perlu. Karena dengan begitu, kita akan merasa sebagai manusia yang berharga dan bisa menghargai orang lain. Bagaimana cara memanjakan diri yang baik? Cobalah berdialog dengan diri sendiri. Apa yang pernah kita hasilkan dalam hidup ini. Perkembangan dan kemajuan apa saja yang pernah kita raih. Dengan demikian kita merasakan bahwa diri kita ada nilainya. Maksud memanjakan diri di sini adalah kita bisa merasakan, bahwa diri kita adalah bagian penting dalam menempuh apa yang harus kita capai.
5. Beranggapan baik terhadap diri sendiri
            Ini cara paling mudah untuk meningkatkan percaya diri kita, karena dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Kadang, kegagalan itu itu datang saat hati kita telah memvonis diri bahwa diri kita tidak mampu atau tidak ada apa-apanya. Bagaimana kita bisa beranggapan baik ke luar kalau dalam diri kita sendiri masih bersemayam keraguan bahwa diri kita tidak berguna sama sekali?
6. Dapatkan input positif melalui panca indra
            Input positif dapat diperoleh lewat kisah heroik, kisah sukses, kisah yang motivatif dan emosional dari tokoh yang sukses. Kisah-kisah tersebut dapat memotivasi kita untuk berpikir dan bertindak positif. Kita bisa mendapatkan input tersebut dari buku, kaset, dan tv. Misalkan, kita membawa biografi tokoh yang berhasil. Kita bisa mengambil pelajaran dari apa yang dia kerjakan dalam mencapai kesuksesan.
7. Biasakan bersikap positif


            Mulailah bersikap positif dari diri sendiri dengan melakukannya pada kehidupan sehari-hari. Pastikan memori kita hanya menyimpan peristiwa positif. Pandanglah orang lain secara imbang dengan diri kita. Selalu berbuat jujur. Selain itu, tunjukan bahwa kita memang punya rasa percaya diri.

0 komentar:

Post a Comment